Berita

Pelatihan Manajemen Puskesmas Angkatan I dan II Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan

Pelatihan Manajemen Puskesmas Angkatan I dan II Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan Tanggal 21-30 Juni 2021 di Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Makassar

Makassar, Dinkesprovsulsel – Salah satu arah kebijakan dan strategi dalam RPJMN Taun 2020-2024 adalah meningkatkan pelayanan kesehatan menuju cakupan kesehatan semesta terutama penguatan pelayanan dasar (Primary Health Care) dengan mendorong peningkatan upaya promotif dan preventif.

“Tiga Kelompok/komunitas dalam Masyarakat yang merupakan sasaran dari Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan yang paling dasar dan terdepan dalam mewujudkan komitmen peningkatan mutu pelayanan kesehatan adalah :1. Kelompok Orang sehat dan sakit ringan, 2. Kelompok Orang sakit sedang, 3.Kelompok Orang sakit Berat. Adapun tugas Puskesmas adalah bagaimana Menjaga orang Sehat tetap sehat, Orang sakit cepat sehat dengan menguatkan promotif dan preventif. Untuk merubah perilaku Masyarakat tidak cukup dengan pengetahuan tetapi bagaimana mendorong Masyarakat yang sudah tahu untuk berubah dengan melibatkan Figur/influencer”.ungkap dr.H.Muhammad Ichsan Mustari, MHM (Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan)  saat membuka Pelatihan Manajemen Puskesmas tingkat provinsi sulawesi Selatan, Senin (21/06/2021) bertempat di Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Makassar.

Di akhir sambutannya, beliau juga menyampaikan sebagai tenaga kesehatan kita patut bersyukur karena terpilih  menjadi Tenaga kesehatan sebagai profesi yang sangat mulia dalam melaksanakan tugas kemanusiaan.

“Pelatihan manajemen Puskesmas angkatan I ini di ikuti oleh 4 Puskesmas dari Kabupaten  Soppeng (Puskesmas Tanjonge, Puskesmas Takalala, Puskesmas Citta dan Puskesmas Pacongkang), yang dihadiri oleh Kepala Puskesmas dan juga Kepala tata usaha Puskesmas dengan narasumber berasal dari Pusat Pelatihan SDM Kesehatan BBPK Makassar dan dari Dinas Kesehatan provinsi Selatan, juga fasilitator-fasilitator yang sudah tersertifikasi. Pelatihan berlangsung selama 10 hari dari tanggal 21 s/d 30 Juni 2021 tentunya dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan covid-19”, pungkas Hj. A.Syamsuriani, S.ST (Kepala UPTD Puskesmas Citta)

Adapun indikator Hasil belajar setelah mengikuti mata pelatihan ini, peserta dapat memahami, mengelola dan menganalis data. “Data yang logis itu penting sebab akan berpengaruh pada kebijakan yang di tetapkan oleh Pimpinan”.

Editor : Rustang, S.Kep,Ns

Related Articles

Back to top button